Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Hai guys, selamat pagi/siang/sore/malem, baca aja salah satu tergantung kapan kalian baca. Jadi sebelumnya aku mau tegesin di awal. Aku berniat menceritakan ini hanya untuk berbagi motivasi untuk temen-temen semua. Karena dari pengalaman ini, aku ingin semua juga merasakan yang aku rasakan. Bukan tentang rasa sakit dan terpuruknya, tapi yang lain, yaitu syukur . Syukur atas nikmat dari Allah atas segala yang udah hadir di hidup kita, walau mungkin selama ini belum kita sadari adanya. Kurang lebih, pastinya fase hidup seseorang ada naik turunnya . Ada pasang surutnya, seperti ombak di laut. Ya yang aku percaya dan aku yakini, semua yang kita miliki saat ini hanya titipan dari Allah. Jadi harus siap kapanpun, kalau titipan itu diambil. Kurang lebih itu sih. Jadi kalau ditulis secara garis besar, fase hidup seorang Misil menjelang akhir jenjang putih abu kurang lebih begini : 1. Aktif di Olimpiade Ini bisa dibilang fase emas kehidupan SMA-ku....
Banyak hal yang terjadi dalam hidup kita. Banyak hal yang berkecamuk dalam pikiran. Banyak kata yang terangkai tak dapat terucap. Selagi pikiranku meracau, kutuliskan semua itu sebelum aku sendiri melupakannya dan kehilangannya. Selamat datang di racauan pikiranku.